Canvas.news MAKASSAR – Menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah, Pemerintah Kota Makassar di bawah kepemimpinan Wali Kota Munafri Arifuddin meluncurkan program pasar murah keliling sebagai langkah antisipatif untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok. Sebanyak sembilan unit mobil pasar murah disiapkan untuk beroperasi di berbagai kecamatan, membawa bahan pangan dengan harga terjangkau.
Munafri menegaskan, program ini merupakan bentuk intervensi pemerintah agar masyarakat tetap bisa memenuhi kebutuhan pokok di penghujung Ramadan. “Melalui kegiatan ini, kami berupaya menstabilkan harga di pasaran, sehingga masyarakat tidak mengalami kesulitan menjelang Idul Fitri,” ujarnya usai rapat koordinasi bersama Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Perdagangan, dan para camat di Balai Kota, Selasa (10/3/2026).
📌 Tujuan Program:
– Menekan laju inflasi daerah yang kini berada di angka 6,23 persen.
– Menjaga daya beli masyarakat di tengah lonjakan permintaan bahan pokok.
– Memastikan distribusi pangan lebih dekat ke warga melalui mobil keliling.
📌 Komoditas yang Dijual:
– Beras SPHP: Rp55.000 – Rp58.000 per kemasan
– Minyak goreng Minyak Kita: Rp15.000 per liter
– Gula pasir: Rp17.500 per kilogram
Pelaksanaan pasar murah akan berlangsung di sejumlah titik setiap hari, dengan jadwal bergilir di berbagai kelurahan. Untuk tahap awal, kegiatan dimulai di Jalan Kapasa Raya (Masjid Nurul Amin) dan Kompleks Pesona Dahlia, Kelurahan Mattoangin, Kecamatan Mariso.
Munafri menambahkan, setiap hari akan dibuka 7–9 titik pasar murah di berbagai kecamatan. Pemerintah menggandeng Perum Bulog untuk memastikan pasokan bahan pangan tetap tersedia. “Mekanisme pasar sudah mulai naik turun, maka pemerintah harus hadir untuk memberikan solusi,” tegasnya.
Dengan hadirnya pasar murah keliling ini, Pemkot Makassar berharap masyarakat dapat menyambut Idul Fitri dengan lebih tenang, tanpa terbebani lonjakan harga kebutuhan pokok.




Tinggalkan Balasan