canvas.news Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim, melakukan audiensi dengan Kementerian Pertanian Republik Indonesia di Jakarta, Rabu (15/4). Pertemuan strategis ini dipimpin langsung oleh Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, dan dihadiri sejumlah kepala daerah dari berbagai wilayah. Agenda utama difokuskan pada percepatan pembangunan pertanian nasional serta penguatan ketahanan pangan.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Luwu Utara memaparkan potensi sekaligus kebutuhan daerah, terutama terkait peningkatan produksi pangan. Salah satu usulan penting yang disampaikan adalah program cetak sawah baru guna memperluas areal tanam. Selain itu, optimalisasi lahan tidur agar lebih produktif juga menjadi perhatian serius pemerintah daerah.

Tak hanya itu, penguatan infrastruktur pendukung seperti irigasi dan pompanisasi turut diajukan sebagai prioritas. Ketersediaan air dinilai krusial dalam menjaga stabilitas produksi pertanian, terlebih di tengah tantangan perubahan iklim. Bupati juga menekankan perlunya dukungan sarana produksi pertanian, mulai dari benih unggul hingga alat dan mesin pertanian (alsintan), demi meningkatkan efisiensi dan produktivitas petani.

Menurut Andi Abdullah Rahim, kolaborasi erat antara pemerintah pusat dan daerah merupakan kunci kemajuan sektor pertanian. Ia berharap audiensi ini dapat menghasilkan dukungan program strategis yang berdampak langsung bagi masyarakat Luwu Utara. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyambut baik aspirasi tersebut dan menegaskan komitmen pemerintah pusat dalam memperkuat sektor pertanian sebagai tulang punggung ketahanan pangan nasional.

Pertemuan ini diharapkan melahirkan langkah konkret dalam pengembangan pertanian daerah, termasuk peningkatan luas tanam, produktivitas, serta kesejahteraan petani. Dengan dukungan pemerintah pusat, Luwu Utara optimistis sektor pertanian akan semakin berkembang dan menjadi penggerak utama perekonomian daerah.