canvas.news MAKASSAR – Mobilitas Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim, dalam beberapa bulan terakhir terpantau cukup tinggi. Aktivitas intens yang dijalankannya dinilai sebagai bagian dari percepatan realisasi program kerja pada tahun kedua masa kepemimpinannya.

Saat ditemui di sebuah warung kopi di bilangan Jalan Pettarani, Makassar, Rabu (20/4/2026), Andi Rahim menegaskan komitmennya untuk menuntaskan berbagai janji politik yang pernah disampaikan kepada masyarakat Luwu Utara. “Ini memang bukan pekerjaan ringan. Tapi ini adalah amanah masyarakat Luwu Utara yang harus saya pikul dengan penuh tanggung jawab,” ujarnya.

Bupati menekankan bahwa seluruh energi dan konsentrasinya diarahkan untuk memastikan program prioritas pemerintah daerah berjalan sesuai target, terutama yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat. Ia juga memberi sinyal tegas kepada jajaran pimpinan OPD dan camat yang baru dilantik pada pertengahan Februari lalu.

“Semua pejabat tentu akan dievaluasi. Kita ingin melihat sejauh mana kinerja, loyalitas, serta peran aktif mereka dalam mendukung program pemerintah daerah,” tegasnya.

Pernyataan tersebut menjadi pesan kuat bahwa pemerintahan Luwu Utara menuntut jajaran birokrasi bekerja lebih maksimal, adaptif, dan peka terhadap kondisi masyarakat. Andi Rahim menambahkan, mutasi pejabat merupakan kebutuhan birokrasi yang akan dilakukan jika kinerja tidak berjalan maksimal. “Kita tidak boleh diam dengan keadaan yang tidak berpihak pada kepentingan masyarakat luas,” tandasnya.

Dengan langkah evaluasi berkala, Pemkab Luwu Utara menegaskan arah kebijakan yang berorientasi pada pelayanan publik dan keberpihakan terhadap masyarakat.