canvas.news Makassar – SD Negeri Aroeppala menunjukkan langkah inovatif dengan menyulap lahan tidur di lingkungan sekolah menjadi kebun sekolah hijau dan produktif. Program ini terwujud berkat kolaborasi erat antara pihak sekolah dan orang tua murid, sekaligus menjadi implementasi nyata dari instruksi Wali Kota Makassar terkait pengembangan urban farming di institusi pendidikan.

Kepala SD Negeri Aroeppala, Suardi, S.Pd.I., M.Pd., menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar memenuhi arahan pemerintah, tetapi juga memiliki nilai edukatif yang mendalam. “Selain program pemerintah, kegiatan ini sangat penting untuk memberikan edukasi secara langsung kepada murid-murid. Kami ingin menumbuhkan kecintaan mereka terhadap kelestarian lingkungan dan alam sekitar sejak usia dini,” ujarnya.

Dalam praktiknya, siswa terlibat langsung dalam proses menanam dan merawat tanaman. Aktivitas ini diharapkan mampu membentuk karakter peduli lingkungan, disiplin, serta tanggung jawab sejak dini. Kebun sekolah tidak hanya menjadi ruang hijau, tetapi juga wahana pembelajaran kontekstual yang menghubungkan teori dengan praktik nyata.

Ke depan, pihak sekolah merancang pengembangan berkelanjutan dengan menghadirkan Taman Literasi dan Numerasi yang terintegrasi dengan kebun sekolah. Taman belajar terbuka ini akan menjadi ruang edukasi luar kelas yang asri, sekaligus mendorong minat baca dan kemampuan berhitung siswa dalam suasana alam yang menyenangkan.

Dengan adanya kebun sekolah dan taman edukasi ini, SD Negeri Aroeppala diharapkan menjadi sekolah percontohan yang mampu mengharmonisasikan pendidikan lingkungan, akademik, serta kolaborasi positif antara sekolah dan masyarakat.