Canvas.news Makassar kembali dilanda cuaca ekstrem berupa hujan deras dengan intensitas sedang hingga tinggi yang disertai angin kencang dalam beberapa hari terakhir. Kondisi ini menimbulkan berbagai risiko, mulai dari genangan banjir, pohon tumbang, hingga terganggunya aktivitas masyarakat, terutama pengguna jalan dan warga di wilayah pesisir serta kepulauan.
Menanggapi situasi tersebut, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan pentingnya kewaspadaan ekstra bagi seluruh warga. Ia menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Makassar telah menetapkan status siaga untuk mengantisipasi dampak yang lebih luas.
“Pemerintah Kota Makassar sudah menetapkan status siaga demi keselamatan warga. Cuaca saat ini relatif ekstrem, pohon-pohon yang tumbang bukan hanya patah, tapi sampai tercabut dari akarnya,” ujar Munafri di Balai Kota Makassar, Rabu (21/1/2026).
Munafri menekankan bahwa keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama. Ia mengimbau warga untuk tidak memaksakan diri beraktivitas di luar rumah jika tidak mendesak, mengingat risiko kecelakaan lalu lintas akibat jalan licin, jarak pandang terbatas, serta terpaan angin kencang.
Selain itu, seluruh perangkat daerah terkait juga diminta untuk tetap siaga di titik-titik rawan seperti kawasan banjir, daerah pesisir yang berpotensi abrasi, serta lokasi dengan risiko pohon tumbang. Langkah ini dilakukan guna meminimalkan dampak buruk bagi masyarakat.
“Kami mengimbau masyarakat untuk mengatur aktivitas harian dengan lebih hati-hati, khususnya menghindari area yang berpotensi mengalami pohon tumbang. Keselamatan bersama harus menjadi prioritas,” tambah Munafri yang akrab disapa Appi.
Dengan kondisi cuaca yang belum stabil, Pemerintah Kota Makassar berharap masyarakat dapat meningkatkan kewaspadaan dan menjaga keselamatan diri serta keluarga.




Tinggalkan Balasan