Makassar – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan, H. Ali Yafid, memberikan apresiasi tinggi terhadap kepemimpinan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin (Appi), yang dinilai berhasil memperkuat layanan keagamaan sekaligus membangun kebersamaan di tengah masyarakat.
Dalam acara Ramah Tamah Hari Amal Bakti Kementerian Agama Republik Indonesia ke-80 di Makassar, Ali Yafid menegaskan bahwa komitmen Pemerintah Kota Makassar di bawah kepemimpinan Appi telah nyata terlihat, salah satunya melalui kehadiran Kantor Urusan Agama (KUA) di Kecamatan Kepulauan Sangkarrang. Menurutnya, langkah tersebut menjadi bukti perhatian pemerintah terhadap masyarakat di wilayah kepulauan yang selama ini jauh dari pusat kota.
“Makassar layak menjadi contoh bagi daerah lain. Sinergi antara pemerintah, Kementerian Agama, dan masyarakat telah melahirkan energi kebersamaan yang kuat,” ujar Ali Yafid. Ia juga menekankan bahwa Kemenag siap mendukung penuh setiap agenda keagamaan yang dijalankan Pemkot Makassar.
Wali Kota Appi dalam kesempatan yang sama menyampaikan apresiasi atas peran strategis Kementerian Agama dalam menjaga harmoni sosial di tengah masyarakat yang majemuk. Ia menegaskan komitmen Pemkot Makassar untuk memperluas layanan keagamaan hingga menjangkau wilayah kepulauan, termasuk percepatan penyediaan lahan dan penguatan sistem pelayanan KUA di Sangkarrang.
Selain itu, Appi memaparkan sejumlah program sosial dan keagamaan yang sedang dijalankan, di antaranya perluasan jaminan sosial bagi 41.000 warga Makassar, penetapan Peraturan Daerah tentang Pengelolaan Pesantren, serta percepatan sertifikasi tanah wakaf bekerja sama dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN).
Menurutnya, pendidikan akhlak dan etika harus diperkuat sejak dini agar generasi muda tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berkarakter. Ia menekankan bahwa toleransi dan kebersamaan harus dibangun melalui kebijakan dan aksi nyata, bukan sekadar jargon.
“Keberagaman adalah pilar, dan toleransi harus menjadi menara yang menyatukan. Semua itu harus direncanakan dengan matang agar memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” tegas Appi.
Dengan capaian tersebut, Makassar tidak hanya berhasil meraih juara umum dalam peringatan Hari Amal Bakti Kemenag tingkat Sulsel, tetapi juga meneguhkan posisinya sebagai kota yang mampu menghadirkan layanan keagamaan yang inklusif, merata, dan penuh kebersamaan.




Tinggalkan Balasan