Canvas.news MAKASSAR – Semangat gotong royong antara guru, siswa, orang tua, dan masyarakat akhirnya membuahkan hasil nyata. Pembangunan Musholla Nurul Ilmi di lingkungan UPT SPF SMP Negeri 18 Makassar kini memasuki tahap akhir dan tinggal menunggu penyelesaian beberapa pekerjaan finishing.
Peletakan batu pertama dilakukan pada 2 Desember 2024, menjadi tonggak awal berdirinya rumah ibadah ini. Sejak saat itu, dukungan terus mengalir dari berbagai pihak. Modal awal sebesar Rp50 juta dari Pemerintah Kota Makassar menjadi pemicu, kemudian disusul bantuan hibah dari Baznas Kota Makassar, sumbangan orang tua siswa, infaq guru dan tenaga kependidikan, hingga partisipasi masyarakat.
Plt Kepala SMPN 18 Makassar, Sofyan Haeruddin, mengungkapkan bahwa semangat berbagi juga datang dari siswa melalui program Celengan Jumat, serta dari guru lewat gerakan Sumbangan Seribu Sehari (S3). “Walaupun nilainya kecil, tetapi ketika dilakukan bersama-sama dan secara rutin, hasilnya sangat berarti bagi pembangunan musholla ini,” ujarnya, Jumat (6/3/2026).
Hingga laporan terakhir, dana terkumpul mencapai Rp369.443.800 dengan penggunaan sebesar Rp354.523.800. Masih tersisa saldo Rp14.920.000 untuk penyelesaian tahap akhir, termasuk pengerjaan profil dinding agar bangunan tampak lebih indah.
Meski hampir rampung, pihak sekolah tetap membuka kesempatan bagi masyarakat untuk berkontribusi dalam amal jariyah ini. Bantuan dapat disalurkan melalui rekening Bank Sulselbar nomor 1422020000001653 atas nama Musholla Nurul Ilmi.
“Kami berharap Musholla Nurul Ilmi nantinya tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga ruang pembinaan karakter dan spiritual bagi siswa serta dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar,” tutur Sofyan.




Tinggalkan Balasan