Canvas.news MAKASSAR – Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kota Makassar, Syamsul Bahri, resmi membuka Forum Perangkat Daerah Dinas Pemuda dan Olahraga yang berlangsung di Ballroom Hotel Karebosi Premier, Kamis (5/2/2026).
Forum ini mengangkat tema “Sinergitas Pemuda dan Prestasi Olahraga Menuju Makassar Unggul, Inklusif, Aman, dan Berkelanjutan”. Kegiatan tersebut menjadi wadah strategis untuk menyatukan gagasan, menyelaraskan program, serta memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam pembangunan kepemudaan dan olahraga di Kota Makassar.
Dalam sambutannya, Syamsul Bahri menegaskan bahwa pemuda dan olahraga merupakan dua pilar utama dalam mewujudkan kota yang berdaya saing dan berkarakter.
“Pemuda adalah energi perubahan, sementara olahraga adalah wahana pembentukan karakter, disiplin, dan prestasi. Jika keduanya bersinergi, maka Makassar akan tumbuh sebagai kota yang unggul dan bermartabat,” ujarnya.
Forum ini dihadiri oleh perwakilan perangkat daerah, organisasi kepemudaan, insan olahraga, akademisi, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya. Diskusi yang berlangsung menekankan pentingnya perencanaan program yang partisipatif, inklusif, serta berorientasi pada kebutuhan nyata masyarakat.
Syamsul Bahri menekankan bahwa pembangunan kepemudaan dan olahraga tidak boleh bersifat elitis, melainkan harus mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
“Pembangunan tidak boleh elitis, tetapi harus merangkul semua. Tidak boleh ada pemuda yang tertinggal, dan tidak boleh ada potensi olahraga yang terabaikan,” tegasnya.
Ia juga mengajak seluruh peserta forum untuk menjadikan sinergi sebagai kunci utama keberhasilan pembangunan. Menurutnya, kolaborasi antar pihak menjadi faktor penentu dalam mewujudkan visi Makassar yang unggul, inklusif, aman, dan berkelanjutan.
“Tidak ada satu pihak pun yang bisa bekerja sendiri. Keberhasilan Makassar adalah hasil kerja bersama,” tambahnya.
Dengan semangat kebersamaan yang terbangun dalam forum ini, diharapkan arah pembangunan kepemudaan dan olahraga di Kota Makassar semakin terintegrasi, inklusif, dan mampu melahirkan generasi muda yang berprestasi serta berkarakter.




Tinggalkan Balasan