canvas.news Makassar — Pasar Sentral Makassar, yang dikenal luas sebagai Pasar Sentral Lama dan kini bertransformasi menjadi New Makassar Mall, tetap menjadi denyut nadi perdagangan tradisional di Kota Makassar. Sejak era 1980-an, pasar ini telah menjadi pusat pemenuhan kebutuhan masyarakat, menghadirkan beragam komoditas dari bahan pokok hingga produk sandang.

Kini, di tengah arus modernisasi dan perubahan gaya hidup masyarakat urban, Pasar Sentral terus berbenah. Upaya penataan dilakukan agar pasar tradisional ini tidak hanya menjadi tempat transaksi jual beli, tetapi juga menghadirkan kenyamanan dan daya tarik baru bagi pengunjung. Dengan konsep yang lebih tertata, New Makassar Mall diharapkan mampu bersaing dengan pusat perbelanjaan modern, sekaligus mempertahankan identitasnya sebagai pasar rakyat.

Perumda Pasar Raya Makassar menegaskan komitmennya untuk menjadikan pasar ini sebagai ruang ekonomi yang inklusif, tempat bertemunya pedagang kecil, konsumen, dan komunitas lokal. Slogan “Maju Pasarnya, Mulia Kotanya” menjadi semangat yang diusung dalam transformasi ini.

Ajakan untuk kembali meramaikan pasar pun digaungkan melalui kampanye #Ayokepasar dan #TogetherWeGrow, sebagai simbol kebersamaan dalam membangun ekonomi lokal.

Dengan wajah baru, New Makassar Mall bukan sekadar pusat belanja, tetapi juga simbol keberlanjutan tradisi perdagangan rakyat di tengah modernisasi kota.