Canvas.news MAKASSAR – Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda memanfaatkan kunjungannya ke Kota Makassar untuk memperdalam wawasan mengenai strategi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan pengendalian inflasi. Dalam silaturahmi yang berlangsung di Rumah Jabatan Wali Kota Makassar, Sabtu (28/03/2026), Sherly diterima langsung oleh Wali Kota Munafri Arifuddin bersama Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa.
Sherly menilai Makassar sebagai salah satu kota di Indonesia Timur yang berhasil mengelola keuangan daerah secara optimal. Ia mengungkapkan bahwa jumlah penduduk Maluku Utara dan Makassar relatif sama, sekitar 1,4 juta jiwa, namun pengelolaan APBD Makassar lebih besar dan efektif. “Kami belajar bagaimana meningkatkan PAD dan menjaga inflasi. Makassar ini padat, pertumbuhannya bagus, dan pengelolaan APBD-nya bisa jadi contoh,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Munafri berbagi pengalaman mengenai strategi penguatan PAD, termasuk inovasi kebijakan daerah dan pengendalian harga kebutuhan pokok. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Makassar siap membuka ruang kolaborasi dengan Maluku Utara. “Jika ada yang bisa kami dukung, kami siap. Semoga Makassar selalu memberi kesan baik,” kata Munafri.
Selain diskusi serius mengenai keuangan daerah, suasana pertemuan juga diwarnai keakraban lewat jamuan kuliner khas Sulawesi Selatan. Sherly yang memiliki kenangan masa kecil dengan kuliner “nyuknyang” (bakso khas Makassar) tampak antusias saat dijamu sop konro, es pisang ijo, dan hidangan lainnya.
Kunjungan ini sekaligus memperkuat hubungan emosional Sherly dengan Makassar, kota yang sejak lama menjadi bagian dari cerita keluarganya. Momentum silaturahmi tersebut pun menjadi ruang belajar lintas daerah, mempertemukan pengalaman dan strategi demi memperkuat fondasi ekonomi lokal.




Tinggalkan Balasan