Canvas.news—Pemkot Makassar Gelar Pasar Murah Setiap Hari di 9 Kelurahan

Menjelang Hari Raya Idulfitri, Pemerintah Kota Makassar meluncurkan gerakan pasar murah di sembilan kelurahan sebagai langkah menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, meninjau langsung pelaksanaan pasar murah di Kelurahan Kapasa, Kecamatan Tamalanrea, serta Kelurahan Mattoanging, Kecamatan Mariso, pada Rabu (11/03/2026).

Munafri menegaskan bahwa program ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam menghadapi lonjakan kebutuhan pangan selama Ramadan hingga Lebaran. Pemkot bekerja sama dengan Perum Bulog dan Perumda Pasar Makassar Raya untuk memastikan distribusi berjalan lancar dan tidak dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang ingin mengambil keuntungan.

“Kita membuka setiap hari di sembilan titik agar masyarakat bisa membeli dengan harga eceran yang sudah ditetapkan. Penjualannya juga dibatasi supaya tidak ada oknum yang memanfaatkan harga murah ini untuk dijual kembali,” ujar Munafri.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, menekankan pentingnya pasar murah bagi keluarga, khususnya ibu rumah tangga yang setiap hari berhadapan dengan kebutuhan dapur.

“PKK hadir untuk mendampingi masyarakat, memastikan ibu-ibu bisa mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau. Ini bukan hanya soal harga murah, tetapi juga soal menjaga keseimbangan ekonomi keluarga menjelang Lebaran,” jelas Melinda.

Pasar murah ini menyediakan berbagai kebutuhan pokok dengan harga lebih rendah dari pasaran, seperti beras 5 kilogram Rp57.000, telur per rak Rp56.000, gula 1 kilogram Rp17.500, dan minyak goreng 1 liter Rp15.000. Di Kapasa, masyarakat juga bisa mendapatkan bawang, sayuran, hingga ayam beku.

Munafri menambahkan, pembatasan pembelian dilakukan untuk mencegah penimbunan yang dapat memicu kelangkaan dan inflasi. Dengan koordinasi langsung bersama Bulog, stok pangan dipastikan aman hingga H-1 Idulfitri.

Program pasar murah ini diharapkan mampu menjaga daya beli masyarakat, menekan inflasi, serta memberikan rasa aman menjelang hari besar keagamaan.