Novotel Makassar, Selasa 27 Januari 2026

Hari ini, Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Mariso digelar di Novotel Makassar, menghadirkan suasana yang lebih formal dan representatif. Aula hotel dipenuhi oleh perwakilan pemerintah kota, tokoh masyarakat, organisasi pemuda, akademisi, serta warga dari berbagai kelurahan di Mariso.

Acara dibuka oleh Wali Kota Makassar dalam hal ini di wakili oleh asisten II Pak Zainal yang menekankan bahwa Musrenbang bukan sekadar agenda tahunan, melainkan ruang demokrasi partisipatif untuk menyusun prioritas pembangunan. Ia menegaskan bahwa hasil Musrenbang akan menjadi pijakan dalam penyusunan RKPD Kota Makassar 2027.

Isu Utama yang Dibahas

1. Pendidikan & Anak Muda

– Peningkatan sarana sekolah di kawasan padat penduduk.

– Program beasiswa dan pelatihan keterampilan kerja bagi generasi muda.

2. Lingkungan & Infrastruktur

– Perbaikan drainase untuk mengatasi banjir musiman.

– Revitalisasi taman kota dan ruang terbuka hijau.

– Peningkatan penerangan jalan dan akses transportasi lingkungan.

3. Ekonomi & UMKM

– Dukungan modal usaha kecil dan koperasi.

– Pelatihan digital marketing untuk UMKM lokal.

4. Kesehatan & Sosial

– Penguatan layanan puskesmas dan posyandu.

– Program gizi untuk anak-anak pesisir.

– Penanganan sampah berbasis masyarakat.

Warga Mariso aktif menyampaikan aspirasi, mulai dari perbaikan fasilitas umum hingga pemberdayaan ekonomi lokal. Seorang tokoh masyarakat menekankan pentingnya program yang menyentuh langsung kesejahteraan keluarga dan anak-anak, agar pembangunan tidak hanya terlihat di atas kertas.

Musrenbang di Novotel Makassar ini diharapkan menghasilkan program prioritas yang realistis, inklusif, dan berkelanjutan, dengan fokus pada pendidikan, lingkungan sehat, serta pemberdayaan ekonomi. Pemerintah Kota Makassar berkomitmen untuk mengawal hasil Musrenbang hingga tahap implementasi, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh warga Mariso.