Canvas.news MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan pentingnya peran Ikatan Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang profesional dan berintegritas. Hal itu ia sampaikan saat menghadiri buka puasa bersama jajaran Pemerintah Kota Makassar dan IKAPTK di Gedung Makassar Government Center (MGC), Jumat (13/03/2026).

Dalam sambutannya, Munafri menyampaikan apresiasi atas kontribusi besar para alumni STPDN, IPDN, maupun APDN yang kini mengabdi sebagai aparatur sipil negara (ASN) di lingkup Pemkot Makassar. Dari total 351 anggota IKAPTK, banyak yang menduduki posisi strategis dan menjadi penopang utama jalannya roda pemerintahan kota.

“Hampir seluruh posisi penting di lingkup Pemerintah Kota Makassar diisi oleh teman-teman yang datang dari STPDN, IPDN maupun APDN. Sumbangsih ini sangat besar dalam menjaga tata kelola pemerintahan yang berjalan dengan baik,” ujar Munafri.

Ia menekankan bahwa semangat kepamongprajaan bukanlah soal eksklusivitas, melainkan kemampuan membaur dan membangun kerja tim yang solid. Menurutnya, kolaborasi antar unsur pemerintahan menjadi kunci dalam mewujudkan cita-cita pembangunan Kota Makassar.

Munafri juga mengingatkan bahwa tantangan pemerintahan ke depan semakin kompleks, terutama dalam memenuhi indikator kinerja pembangunan. Karena itu, integritas harus menjadi fondasi utama bagi ASN IKAPTK dalam menjalankan tugas. “Dasar dari semuanya adalah integritas. Ilmu yang didapatkan harus benar-benar diimplementasikan agar tata kelola pemerintahan yang baik bisa memberi dampak langsung bagi masyarakat,” tegasnya.

Ia menilai para alumni kepamongprajaan memiliki jiwa kompetitif yang kuat hasil dari proses seleksi ketat yang mereka jalani. Semangat tersebut, kata Munafri, harus diarahkan untuk menjadikan Makassar sebagai salah satu kota terbaik di Indonesia.

D akhir sambutannya, Munafri mengajak seluruh jajaran Pemkot Makassar untuk memperkuat kebersamaan dan silaturahmi, sehingga harmoni antar ASN dapat menjadi fondasi dalam membangun pemerintahan yang bersih, profesional, dan berintegritas. (*)