Canvas.news Makassar – Pemerintah Kota Makassar kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan akses pendidikan bagi anak-anak di wilayah kepulauan. Wali Kota Makassar, Munafri, mengungkapkan pihaknya telah berulang kali mengusulkan pembangunan sekolah rakyat dengan konsep boarding school kepada Kementerian Sosial.
“Kami dorong sekolah rakyat ini dibangun di pulau agar anak-anak tidak setiap hari harus melawan ombak untuk sekolah. Persyaratannya memang ketat, seperti kebutuhan lahan tujuh hektar, tapi kami minta ada pengecualian untuk wilayah pulau,” jelasnya.
Menurut Munafri, keterbatasan jenjang pendidikan di pulau menyebabkan banyak anak hanya bisa bersekolah hingga tingkat tertentu. Jika di pulau hanya tersedia SD, maka pendidikan anak berhenti di jenjang tersebut. Karena itu, konsep boarding school dinilai menjadi solusi efektif agar anak-anak bisa melanjutkan pendidikan tanpa terhambat kondisi geografis.
Selain itu, Pemkot Makassar juga tengah menyiapkan alternatif berupa rumah singgah atau asrama khusus bagi anak-anak pulau yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA. Hal ini dilakukan mengingat akses SMA di pulau masih sangat terbatas.
“Ini untuk memastikan mereka bisa melanjutkan pendidikan tanpa terhambat kondisi geografis,” tegas Munafri.
Ia menambahkan, seluruh program tersebut tetap harus melalui proses perencanaan dan penganggaran yang matang serta disesuaikan dengan kemampuan fiskal daerah. “Tidak semua yang kita rencanakan hari ini bisa langsung diterapkan. Ada proses penganggaran dan perencanaan yang harus kita lalui,” ujarnya.
Di sisi lain, Pemkot Makassar juga menyoroti persoalan lingkungan di pulau, khususnya pengelolaan sampah. Munafri menyampaikan bahwa pihaknya akan mengoptimalkan keberadaan insinerator dengan penerapan standar yang lebih baik.
“Insinerator tersebut tidak akan difungsikan semata sebagai alat pembakaran, melainkan diupayakan memenuhi standar pengelolaan sampah yang ramah lingkungan. Kita maksimalkan sesuai standar, bukan sekadar pembakaran murni, agar persoalan sampah di pulau bisa tertangani dengan lebih baik,” pungkasnya.




Tinggalkan Balasan