Kegiatan Kelompok Kerja Guru (KKG) Gugus 3 Kecamatan Tamalate kembali menjadi wadah penting bagi para pendidik untuk memperkuat kapasitas profesional mereka. Bertempat di SD Mannuruki, Makassar, forum ini menghadirkan Dr. Yusuf sebagai pemateri dengan topik “Pola Pikir”. Kehadiran beliau memberikan nuansa baru dalam diskusi pendidikan, terutama terkait bagaimana guru dapat membangun mindset positif, kreatif, dan adaptif di tengah perubahan zaman.

Dalam pemaparannya, Dr. Yusuf menekankan bahwa pola pikir bukan sekadar cara berpikir, melainkan fondasi yang menentukan sikap, tindakan, dan kualitas seorang pendidik. Guru yang memiliki pola pikir terbuka akan lebih mudah menerima inovasi, berani mencoba metode baru, serta mampu menghadapi tantangan pendidikan modern dengan percaya diri. Ia juga mengingatkan bahwa pola pikir positif akan berdampak langsung pada motivasi belajar siswa, karena guru menjadi teladan yang menginspirasi.

Kegiatan ini diikuti oleh Ketua K3S Kecamatan Tamalate, para kepala sekolah, serta guru-guru dari berbagai sekolah di Gugus 3. Diskusi berlangsung interaktif, dengan peserta aktif mengajukan pertanyaan dan berbagi pengalaman terkait penerapan pola pikir dalam keseharian mereka di kelas. Suasana penuh antusiasme menunjukkan bahwa materi yang dibawakan relevan dengan kebutuhan guru saat ini, terutama dalam menghadapi dinamika kurikulum dan perkembangan teknologi pendidikan.

Selain itu, forum KKG ini juga menjadi ajang silaturahmi antar sekolah. Guru-guru dari berbagai latar belakang dapat saling bertukar ide, memperkuat jejaring, dan membangun kolaborasi yang lebih erat. Hal ini sejalan dengan tujuan KKG sebagai wadah pembinaan profesionalisme guru sekaligus ruang kebersamaan untuk memperkuat solidaritas di lingkungan pendidikan.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan para guru Gugus 3 Tamalate semakin termotivasi untuk mengembangkan diri, memperbaiki pola pikir, dan menghadirkan pembelajaran yang lebih bermakna bagi siswa. KKG di SD Mannuruki menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi dan komitmen bersama dapat melahirkan energi positif dalam dunia pendidikan.