canvas.news Makassar – Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar kembali menunjukkan respons cepat terhadap keluhan masyarakat dengan melakukan normalisasi saluran drainase sekunder di Jalan Pengayoman, Kecamatan Panakkukang. Pengerjaan yang berlangsung selama dua hari, 28–29 Juli 2026, ini melibatkan Satgas Drainase dan Sumber Daya Air (SDA) sebagai langkah antisipasi genangan sekaligus mengembalikan fungsi optimal saluran air di wilayah Kelurahan Paropo dan Kelurahan Pandang.

Di lapangan, petugas melakukan pembersihan tumpukan sampah, rumput liar, serta pengerukan endapan sedimen yang selama ini mempersempit ruang aliran air. Langkah teknis tersebut diyakini mampu mengembalikan kapasitas tampung saluran agar aliran air lebih lancar, terutama saat curah hujan tinggi melanda.

Kepala Dinas PU Kota Makassar, Zuhaelsi Zubir, menegaskan bahwa normalisasi ini merupakan tindak lanjut dari laporan masyarakat melalui aplikasi Lontara Plus. Sistem aduan digital tersebut memungkinkan warga dan pemerintah kelurahan menyampaikan laporan secara real-time, sehingga penanganan infrastruktur dapat dilakukan lebih terukur dan tepat sasaran.

Selain menangani masalah drainase, Dinas PU juga aktif menindaklanjuti berbagai aduan lain yang masuk melalui Lontara Plus, mulai dari perbaikan jalan lorong, pengaspalan, pemasangan paving block, hingga pembangunan fasilitas fisik gedung. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah kota dalam memperluas cakupan pelayanan infrastruktur berbasis kebutuhan warga.

Zuhaelsi turut mengimbau masyarakat agar menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah ke dalam saluran air. Menurutnya, partisipasi warga sangat penting untuk mencegah penyumbatan berkelanjutan yang dapat memicu genangan di musim hujan.

Dengan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, normalisasi drainase di Jalan Pengayoman diharapkan menjadi contoh nyata bagaimana sistem aduan digital dan kerja cepat satgas mampu menghadirkan solusi langsung bagi persoalan perkotaan.