canvas.news MAKASSAR – Ketua Tim Penggerak PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, mengajak seluruh kader dan pengurus PKK di tingkat kecamatan hingga kelurahan untuk aktif memilah sampah sejak dari rumah tangga. Ajakan ini ia sampaikan dalam kegiatan kajian Islam Tim Penggerak PKK Makassar yang digelar di Masjid Agung 45, dihadiri oleh jajaran pengurus inti se-Kota Makassar.
Melinda yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Lingkungan Kota Makassar menegaskan bahwa pengelolaan sampah harus dilakukan menyeluruh, dari hulu hingga hilir. Menurutnya, perubahan besar berawal dari kebiasaan kecil sehari-hari, seperti membiasakan diri memilah sampah organik dan anorganik di rumah.
“Jangan sampai kita mengajak orang lain, tapi kita sendiri belum melakukannya. Pengurus PKK harus menjadi contoh nyata agar masyarakat lebih mudah mengikuti,” ujarnya.
Ia juga memaparkan sejumlah langkah sederhana yang bisa diterapkan, mulai dari membuat lubang biopori, menggunakan komposter, hingga memanfaatkan maggot sebagai alternatif pengolahan sampah organik. Jika dilakukan secara konsisten, kebiasaan ini diyakini mampu mengurangi volume sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
“Tahun ini Pemerintah Kota Makassar kembali memfokuskan perhatian pada pengelolaan sampah. Saya berharap keterlibatan aktif Tim Penggerak PKK hingga tingkat kelurahan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memilah dan mengelola sampah,” tambahnya.
Dengan dorongan ini, Tim Penggerak PKK Makassar diharapkan menjadi motor penggerak perubahan perilaku masyarakat, sekaligus teladan dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan kota.




Tinggalkan Balasan