canvas.news LUWU UTARA — Pemerintah Kabupaten Luwu Utara kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat ketahanan pangan daerah. Pada Minggu (3/5/2026), Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim, memimpin langsung kegiatan tanam padi perdana di lokasi Cetak Sawah Rakyat (CSR) Desa Pincara, Kecamatan Masamba. Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyerahkan bantuan alat mesin pertanian (alsintan) berupa hand traktor kepada kelompok tani setempat.
Sebagai bagian dari program CSR, pemerintah daerah telah memfasilitasi pencetakan lahan persawahan baru seluas 375 hektar di Desa Pincara. Untuk mendukung pengelolaan lahan tersebut, dibentuk tiga unit brigade pangan yang diperlengkapi dengan teknologi modern. Salah satu kelompok tani bahkan telah menerima paket lengkap peralatan pertanian, mulai dari hand traktor, pompa air, jonder, alat panen, hingga drone pertanian.
Bupati Andi Rahim menegaskan bahwa dukungan teknologi dan keberadaan brigade pangan diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian. Target panen yang dipatok mencapai 7 ton per hektar, sebuah langkah strategis untuk mendongkrak pendapatan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.
“Dengan adanya brigade pangan dan dukungan teknologi modern, kita optimis hasil panen bisa meningkat signifikan. Ini bukan hanya soal produksi, tetapi juga kesejahteraan masyarakat yang semakin baik,” ujar Bupati.
Langkah ini mendapat sambutan positif dari para petani yang melihat program CSR sebagai peluang besar untuk mengembangkan usaha tani mereka. Kehadiran teknologi modern diyakini akan mempercepat proses pengolahan lahan dan meningkatkan kualitas hasil panen, sehingga Desa Pincara dapat menjadi salah satu pusat produksi pangan unggulan di Luwu Utara.




Tinggalkan Balasan