canvas.news LUWU UTARA – Kualitas pelayanan publik di Kabupaten Luwu Utara terus menunjukkan tren positif. Hal ini dibuktikan dengan meningkatnya Indeks Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) tahun 2026 menjadi 78,10 poin dengan kategori Baik, naik 4,48 poin dibandingkan capaian tahun 2025 yang sebesar 73,62 poin.
Capaian tersebut dipaparkan dalam Seminar Hasil Survei Kepuasan Masyarakat Tahun 2026 yang digelar di Aula La Galigo, Selasa (28/7).
Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim, menegaskan bahwa hasil SKM merupakan instrumen strategis untuk mengukur performa pelayanan publik sekaligus menjadi indikator kinerja perangkat daerah dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD).
“Survei ini menjadi cerminan objektif bagi setiap perangkat daerah untuk terus melakukan pembenahan, memperbaiki tata kelola, dan menghadirkan inovasi pelayanan,” ujar Andi Rahim.
Ia menambahkan, Pemkab Luwu Utara mendorong seluruh jajaran birokrasi untuk menanamkan budaya kerja yang profesional, berintegritas, inovatif, serta adaptif terhadap perkembangan teknologi. Tujuannya adalah menghadirkan pelayanan publik yang cepat, tepat, transparan, dan akuntabel.
Dengan capaian SKM yang meningkat, Pemerintah Kabupaten Luwu Utara menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kualitas pelayanan publik sebagai wujud keberpihakan terhadap masyarakat.




Tinggalkan Balasan