canvas.news Pencarian terhadap seorang warga Desa Beringin Jaya, Kecamatan Baebunta Selatan, Kabupaten Luwu Utara, yang dilaporkan hilang setelah terseret arus sungai pada Sabtu, 13 Juni 2026, akhirnya membuahkan hasil. Setelah dilakukan upaya pencarian selama tiga hari oleh tim gabungan, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Selasa, 16 Juni 2026, sekitar pukul 15.40 WITA. Lokasi penemuan berada di Dusun Rakki-Rakki, kurang lebih enam kilometer dari titik awal korban dilaporkan hilang.

Proses pencarian melibatkan berbagai unsur, antara lain BPBD, Basarnas, TNI, Polri, PMI, Dinas Sosial, Damkar, relawan, serta masyarakat setempat. Kondisi medan yang cukup sulit, dengan arus sungai yang deras dan cuaca yang tidak menentu, menjadi tantangan tersendiri bagi tim pencari. Meski demikian, kerja sama lintas instansi dan dukungan masyarakat memungkinkan pencarian dapat diselesaikan dengan hasil yang jelas.

Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim, hadir langsung di posko pencarian untuk memantau perkembangan. Ia menyampaikan rasa duka cita kepada keluarga korban serta memberikan apresiasi kepada seluruh tim yang terlibat atas kerja keras dan dedikasi mereka. Pemerintah daerah juga mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati dalam beraktivitas di sekitar sungai, terutama ketika kondisi cuaca sedang ekstrem.

Dengan ditemukannya korban, pencarian resmi dinyatakan selesai. Jenazah kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan sesuai dengan adat dan tradisi setempat. Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi bahaya di lingkungan sekitar, khususnya di wilayah yang rawan banjir dan arus sungai deras.